Selasa, 26 Januari 2016

Informasi PMB 2016/2017


Informasi Tambahan untuk Program Integrasi dan Transfer:
1. Sebelum mendaftar usahakan mendapatkan memo bebas tes dari Ka Prodi IQT, Dr. Syamsul Hidayat.
2. Setelah itu lakukan pendaftaran dengan menyerahkan seluruh persyaratan ke Panitia PMB di Gedung Admisi ODS (One Day Service).
3. Lakukan Registerasi sebagaimana ditentukan oleh Panitia. 

Sabtu, 23 Januari 2016

Prodi IQT Adakan Workshop Roadmap LITABMAS



Dalam rangka meningkatkan produktivitas dosen dan mahasiswa dalam bidang penelitian ilmiah dan pengabdian pada masyarakat, Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir menyelenggarkan Workshop Roadmap Penelitian dan Pengabdian pada Masyarkat (LITABMAS). Acara workshop berlangsung pada Sabtu, 23 Januari 2016 di Ruang Seminar FAI UMS. 
Workshop ini dibuka oleh Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag. selaku Kaprodi IQT, dialnjutkan dengan penjelasan mengenai rencana penyusunan roadmap dan agenda penelitian, memaparkan kondisi ODS terkini (peminat IQT cukup bagus dikarenakan ada sudah ada dua orang yang mendaftar dan diterima di IQT), serta  tugas dosen untuk melakukan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan menggunakan program MyUMS dan program PID.
Sesi berikutnya oleh Dr.Agus Ulinuha (Ka LPPM UMS), memberikan penjelasan pertama, tentang standar nasional pendidikan  kompetensi lulusan, isi pembelajaran, proses pembelajaran, penialain, sarana prasarana, pengelolaan dan pembiayaan. Kedua, Tri Darma penelitian Dosen, diantaranya dalam perkuliahan dosen dapat mengajarkan materi yang dapat dikembangkan sehingga menarik bagi mhs, dosen melatih mhs memecahkan masalah, menumbuhkan kecintaan mhs terhadap ilmu pengetahuan. Ketiga, Roadmap Litabmas agar kegiatan litabmas mengacu pada visi, misi, dan tujuan Prodi, dan keterlibatan yang lebih merata dosen dan mhs dalam litabmas.

Selasa, 12 Januari 2016

Suharjianto: "Pengembangan Kemahasiswaan Dinomortigakan"



UMS merupakan salah satu amal usaha Muhammadiyah, dengan demikian UMS merupakan salah satu sarana Muhammadiyah untuk mengembangkan tugas dan fungsi dakwah Islam amar makruf nahi mungkar dalam konteks pendidikan. Oleh karena itu diharapkan lulusannya menjadi thinker, reformer, dan marketable. Lulusan yang demikian adalah lulusan yang memiliki kompeten dibidangnya serta memiliki sofskill yang memadahi.
Oleh karena itu menurut Suharjianto, dosen Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, Jum’at 8 Januari 2016, menyatakan bahwa untuk mendukung pencapaian ini, bidang kemahasiswaan merupakan sarana untuk pengambangan sofskill tersebut. Untuk mencapai harapan tersebut maka perlu memanfaatkan segala potensi, fasilitas, dan peluang yang ada.

Sabtu, 09 Januari 2016

Waston: Al-Quran dan Pengentasan Kemiskinan



Di zaman modern agama menghadapi dua tantangan besar, pertama, bangunan sistem dan norma-norma untuk merespons masalah-masalah masyarakat. Kedua, kesiapan agama dalam menghadapi persoalan-persoalan kemanusiaan terutama kemiskinan yang kian hari semakin bertambah .
Waston, pakar quranic worldview Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, Jum’at 8 Januari 2016, menyatakan bahwa umat Islam saat ini merespons masalah-masalah tersebut dengan pemberdayaan zakat, pendirian bank tanpa bunga, dirasa sebagai solusi penanggulangan kemiskinan yang Islami. Menurut Waston, penanggulangan masalah kemiskinan dengan zakat dan pendirian bank tanpa bunga dirasa kurang cukup baik dilihat dari konteks modern maupun al-Qur’an dan hadits secara keseluruhan. Oleh karenanya perlu pembalikan struktur sosial yang timpang dan menindas menjadi struktur yang egaliter, demokratis, dan adil.

UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN 2015/2016

Sesuai Kaldemik (kalender akademik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2015-2016, Program Studi Ilmu al-Quran dan Tafsir (IQT) bersama program studi lainnya di Fakultas Agama Islam melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Genap Tahun Akademik 2015-2016 mulai tanggal 11-21 Januari 2016. UAS ini dilaksanakan secara bersamaan dengan seluruh program studi sarjana di lingkungan UMS. 
Seusai pelaksanaan UAS, nilai hasil ujian akan diunggah (upload) oleh masing-masing dosen pengampu/penguji ke sistem online Biro Administrasi Akademik (BAA) UMS mulai 12 Januari - 6 Februari 2016. Yudicium UAS yang juga merupakan Kartu Hasil Studi (KHS) bisa diunduh mahasiswa mulai 6 Februari 2016 di jaringan Sistem Informasi Akademik UMS melalui alamat web https://akademik.ums.ac.id atau https://ajt.ums.ac.id.
Pengelola Program Studi IQT mengucapkan selamat mengikuti UAS kepada semua mahasiswa, semoga dengan kerja keras kalian yang diiringi dengan munajat kepada Allah, kalian akan mendapatkan kesuksesan. Ma'an Najah.

Rabu, 06 Januari 2016

SELAMAT GABUNG IQT UMS VIA ONE DAY SERVICE ADMISSION (ODSA) !!!

Penerimaan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta telah dibuka, 2 Januari hingga 27 Agustus 2016. Dengan sistem ONE DAY SERVICE (ODS) dan tes berbasis komputer (Computer Based Test), calon mahasiswa memiliki berbagai kemudahan. Di antaranya: mahasiswa dapat melakukan seluruh proses menjadi mahasiswa UMS dalam satu hari: mendaftar, menjalani tes, mengetahui hasil tes, dan registrasi sebagai mahasiswa UMS.
Calon mahasiswa dapat mengulang tes dalam sekali mendaftar jika ia belum lulus pada jurusan/program studi yang dipilihnya. Apabila tes sudah dilakukan 3 kali, maka ia dapat mendaftar kembali jika memang masih ingin lolos pada prodi pilihannya, Sebaiknya setiap calon mahasiswa memiliki pilihan alternatif, sehingga tidak berulang-ulang melakukan pendaftaran dan ujian masuk. 
Salah satu pilihan alternatif untuk meraih cita-cita sebagai ilmuwan profesional, cendekiawan, ulama, dai-muballigh, ustadz atau guru agama yang menguasai ilmu-ilmu al-Quran dan Tafsir, UMS sejak tahun2014 telah membuka Program Studi Ilmu al-Quran dan Tafsir (Prodi IQT UMS). Mari bergabung ke Prodi IQT UMS, lejitkan potensi diri dan raihlah cita-cita anda sebagai ilmuwan Muslim yang berguna bagi umat, masyarakat, bangsa dan negara. Informasi klik http://iqt.ums.ac.id.

Minggu, 06 Desember 2015

WORKSHOP KONSOLIDASI USULAN NIRA BKD

Workshop Konsolidasi Usulan NIRA BKD 
Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta mendapat undangan dari KOPERTAIS Wilayah X Jawa Tengah untuk mengikuti ”Workshop Konsollidasi Usulan NIRA BKD”. Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka melaksanakan amanat PP Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen dan efektifitas pelaksanaan Laporan Beban Kinerja Dosen (BKD) di lingkungan PTKIS Jawa Tengah. 
Adapun acara tersebut diselenggarakan pada hadi Selasa, 1 Desember 2015 bertempat di Hotel Pandanaran Jl. Pandanaran No. 58, Jawa Tengah. 
Sesuai dengan kualifikasi peserta untuk mendapatkan NIRA BKD yang antara lain: telah memiliki NIDN, memiliki Sertifikasi Pendidik, dan berpendidikan Magister (S2) dan jabatan fungsional akademik Lektor Kepala atau      Pendidikan Doktor (S3) dan jabatan fungsional akademik minimal Lektor, maka  Fakultas Agama Islam UMS mengirim dua orang dosen FAI, yaitu: Dr. Sudarno Shobron, M.Ag dari Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir  (IQT) dan Dr. Imron Rosyadi, M.Ag dari Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) untuk mengikuti workshop tersebut.

Senin, 30 November 2015

WORKSHOP PENGEMBANGAN PESANTREN SOLO RAYA

Sekolah Pascasarjana Program Studi Magister Pendidikan Islam, Magister Hukum Islam dan Magister Pemikiran Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan “Workshop Pemberdayaan Pesantren” dalam fakus materi “Desain Pembelajaran untuk Pengembangan Pemahaman Keislaman yang Rahmatan Lil’alamin di Kalangan Pondok Pesantren di Solo Raya”, 27-28 Nopember 2015.

Sesi pertama, materi pokok disampaikan oleh Dr. Hamim Ilyas, dari UIN Yogyakarta, yang berhasil meletakkan secara strategis dan mendalam tentang Kerangka Membangun Pemahaman Rahmatan Lil’alamin bagi Konstruksi Ilmu-Ilmu Agama Islam. Fokus materinya adalah bagaimana Menggali Nilai-Nilai Rahmatan Lil’alamin Agama Islam.

Sejumlah 70 peserta hadir dalam workshop tersebut. Kini, para Pengelola Pondok Pesantren di Solo Raya, memiliki keteguhan pikir dan hati tetang bagaimana mendesain program pembelajaran berdasar Nilai-Nilai Rahmatan Lil’alamin dalam al-Quran dan Sunnah Rasul Muhammad SAW tersebut.

Materi berikutnya adalah (1) Mengembangkan Bahan Ajar Keislaman yang Rahmatan Lil’alamin; (2) Simulasi Pengembangan Concept Map untuk Bahan Ajar yang Rahmatan Lil’alamin; (3) Mendesain Strategi Pembelajaran yang Inovatif untuk Pengembangan Pemahaman Islam yang Rahmatan Lil’alamin; (4) Simulasi Strategi Pembelajaran Inovatif untuk Pengembangan Pemahaman Islam yang Rahmatan Lil’alamin; (5) Mendesai Evaluasi Hasil Belajar PAI yang yang Rahmatan Lil’alamin; dan (6) Praktik Individual membuat Concept Map pembelajaran yang Rahmatan Lil’alamin.

Para fasilitator untuk workshop tersebut, di antaranya adalah Prof. Dr. Khudzaifah Dimyati, M.Hum., Prof. Dr. H. Abdurrahman Ma’ud, Ph.D., Dr. Waston, Dr. H.M. Hamdar Arraiyyah, M.Ag., Dr. Sudarno Shobrton, M.Ag., Dr. Sekar Ayu Ariyani, Dr. Abdullah Aly, M.Ag., Dr. Badaruddin, M.Ag., M. Muhatrom, SH, MH., Dr. Hisyam Zaeni, Dra. Mahasri Shobahiya, M.Ag., dan Dr. M.A. Fattah Santoso, M.Ag.

Jumat, 27 November 2015

Diklat HMP Prodi IQT UMS

Dalam rangka meningkatkan kinerja Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT), dan mempersiapkan kader-kader untuk reorganisasi HMP, dilaksankaan pendidikan dan latihan (diklat) mahasiswa IQT, pada 20-21 Nopember 2015 di Pusdiklat Kader Muhammadiyah Pondok Shabran UMS.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa IQT, dengan narasumber dari Kaprodi IQT, Dr. Syamsul Hidayat, sebagian Dosen IQT dan dari perwakilan BEM FAI.

Menurut Ketua HMP IQT, Jahidin, kegiatan ini dilaksanakan untuk menguprade kemampuan mahasiswa dalam bidang akademik, organisasi dan manajemen, serta mengasah ketajaman dalam kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan kiprah HMP IQT dalam kegiatan internal Kampus UMS juga dalam kegiatan antara perguruan tinggi dan kemasyarakat. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan kader-kader yang nantinya akan memegang tampuk pimpinan  HMP IQT untuk periode mendatang karena tidak lama lagi akan diadakan Reorganisasi HMP IQT.


Senin, 02 November 2015

Pelatihan PKM IQT FAI UMS 2015

Dalam rangka melejitkan kreativitas dan prestasi kegiatan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prodi IQT FAI UMS melaksanakan Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Selasa, 3 Nopember 2015, pukul 13.00 di Ruang Kuliah Prodi IQT FAI UMS, A0307.
Materi meliputi: (1) Implementasi RPPS Prodi IQT UMS 2015/2016 dalam program kreativitas mahasiswa, (2) Strategi meraih peluah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang sesuai dengan bidang ilmu al-Quran dan Tafsir (IQT).
Diharapkan semua mahasiswa Prodi IQT FAI UMS untuk hadir seluruhnya pada acara tersebut, dan berimplikasi pada produktivitas mahasiswa untuk melahirkan program-program  usulan PKM dan lolos dalam kualifikasi tingkat universitas dan nasional.


Minggu, 01 November 2015

STUDENT MOBILITY PROGRAM DIREKTORAT DIKTIS

Kepada mahasiswa yang berminat untuk mengikuti Student Mobility Program harap segera mengakses link berikut : http://diktis.kemenag.go.id/NEW/file/dokumen/3114455033422095OGRAM.pdf.

Prodi insyaallah akan memberikan dukungan bagi mahasiswa yang lolos pada program ini melalui bidang Kemahasiswaan. Gunakan kesempatan emas ini untuk pengalaman akademik internasional anda. Semoga Sukses, Nasrun Minallah. Link juga bisa diklik di sini. 
Untuk melakukan pendaftaran Online klik link ini (DAFTAR ONLINE).

Senin, 26 Oktober 2015

SYARAFUDDIN: "TAFSIR BIL MA'TSUR SANGAT PERLU TAPI BUTUH PENGEMBANGAN"



Drs. H. Syarafuddin Hz, M.Ag.
Al-Qur’an merupakan kitab petunjuk bagi umat manusia dalam setiap aspek kehidupan, untuk menyingkap hudan dalam al-Qur’an, diperlukan pemahaman dan penafsiran kandungannya.
Pada masa Nabi dan sahabat penafsiran al-Qur’an belum begitu rumit, sebab sahabat dapat bertanya langsung kepada Rasulullah ketika terjadi permasalahan. Tatkala Islam sudah tersebar di berbagai daerah, maka semakin luas kebutuhan akan tafsir al-Qur’an. Sehingga muncullah tafsir bi al-Ma’tsur kemudian diikuti bi al-Ra’yi serta bi al-Isyarah.
Syarafuddin HZ, pakar Ulumul al-Qur’an Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, 24 Oktober 2015, menyampaikan bahwa tafsir bi al-Ma’tsur adalah penafsiran al-Qur’an dengan  al-Qur’an, al-Qur’an dengan al-Sunnah Nabawiyah, dan al-Qur’an dengan penafsiran para sahabat dan tabiin. Tafsir bi al-Ma’tsur terutama dalam bentuk tafsir al-Qur’an dengan al-Qur’an, Tafsir al-Qur’an dengan sunnah Nabawiyah menurut para mufassir adalah tafsir yang paling berkualitas dan paling tinggi nilainya.
Menurut ustad Syarafuddin, tafsir bi al-Ma’tsur bisa dikembangkan lebih lanjut dengan memahami ayat secara tekstual dan kontekstual, misalnya Q.S. Al-Fatihat: 7;  kata al-magdhdub dan al-dhalim, yang biasanya ditafsirkan orang-orang Yahudi dan Nasrani bisa dikembangkan menjadi orang-orang Komunis, atheis, atau yang lainnya. Begitupula Q.S. Al-Anfal: 60: kata al-Quwah dengan panah, bisa dikembangkan kepada persenjataan yang canggih (pistol, peluru kendali, tank, dll).

Sabtu, 24 Oktober 2015

Dosen IQT Diskusikan Parenting Qurani


Riset yang dilakukan oleh psikologi pendidikan, bahwa orang tua memiliki peran 70 % dalam pembentukan pola prilaku anak. Artinya orang tua menentukan 70 % persen pembentukan perilaku anak, sedangkan sisanya ditentukan oleh sosial tempat berkembangnya anak. Temuan ilmiah ini ternyata mampu menyadarkan manusia modern untuk kembali memfungsikan peran keluarga dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter. 
Ahmad Nurrohim, pakar Ilmu Tafsir Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, 24 Oktober 2015, menyampaikan bahwa mengembalikan pengasuhan anak kepada orang tua adalah sangat penting. Dikarenakan parenting merupakan pola pengasuhan yang menggunakan teknik dan  metode yang menitikberatkan pada kasih sayang dan ketulusan cinta yang mendalam kepada anak. Menurutnya, al-Qur’an telah memberikan langkah-langkah konseptual dalam parenting, yang dapat dipetakan kedalam tiga ranah, yakni: pra natal, pra baligh, dan pasca baligh. Dengan pemahaman konsep parenting dalam al-Qur’an ini akan mendorong tumbuh dan berkembang anak sesuai pola asuh yang benar, yakni tumbuhnya fisik, emosional, sosial, dan intelektual sejak masa kanak-kanak hingga dewasa.