Senin, 25 Mei 2015

Suharjianto: GURU PAUD HARUS BENAR-BENAR MELEK AL-QURAN



Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril, yang membacanya adalah ibadah. Al-Qur’an merupakan sumber utama ajaran agama Islam. Oleh karena itu seorang Muslim wajib mempelajari al-Qur’an, baik bacaan dan pemahamannya.
Memperhatikan urgensi membaca al-Qur’an bagi Muslim, maka setiap Muslim diwajibkan untuk belajar membaca al-Qur’an sejak kecil, diantaranya dengan media Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) dan Taman Kanak-Kanak (TK). Diantara TK yang ada adalah yang dikelola oleh Aisyiyah yakni TK Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA). Untuk mendapatkan kualitas membaca al-Qur’an yang baik, maka peran guru sangat sentral. Oleh karena itu, Suharjianto, salah satu dosen Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, 23 Mei 2015, menyampaikan bahwa perlu adanya pembinaan guru al-Qur’an di TK ABA Kartasura dikarenakan diantara 13 guru yang dimiliki ada 5 yang belum memiliki kompetensi yang memadahi. (Wnn)

Sabtu, 23 Mei 2015

PENGAMBANGAN SOFT SKILLS DI PERGURUAN TINGGI BERBASIS AL-QUR’AN



Secara teoritik salah satu kontribusi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) adalah terkait kualitas lulusan, yakni dalam bentuk peningkatan kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja. Dimana peserta didik tidak hanya dibekali kemampuan pengetahuan dan keterampilan terkait bidang ilmu yang ditekuni (hard skills), tapi juga berbagai keterampilan hidup yang dapat meningkatkan kualitas personal (personal growth) yang berbentuk keterampilan inter dan intra personal yang biasa disebut dengan keterampila lunak (soft skills). Begitu pentingnya soft skills ini dimata pengguna lulusan (user), mendorong pemerintah lewat Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi serius untuk merancang desain pengembangnnya.
Menurut, Waston pakar Filsafat Islam pada Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam makalahnya pada diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, 23 Mei 2015. Perguruan Tinggi berbasis agama sesungguhnya memiliki potensi yang lebih besar untuk dapat mengembangkan soft skills, disbanding perguruan tinggi non-keagamaan, karena agama yang menjadi dasar dan filosofi pendidikannya sarat dengan nilai-nilai yang sangat positif untuk menciptakan karakter serta kepribadian outcome (lulusan) yang unggul.













Senin, 27 April 2015

M. Darojat Ariyanto: Syirik Modern Makin Canggih

Drs. HM. Darodjat Ar., M.Ag.
Diskusi Rutin Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir bekerjasama dengan Program Studi Perbandingan Agama Universitas Muhammadiyah  .mengangkat  tema yang menarik meskipun bukan hal yang baru. Dengan menghadirakan pakar perbandingan agama dari Prodi Perbandingan Agama FAI UMS, Drs. H. M. Darojat Ariyanto, M.Ag., diskusi dua bulanan, yang digelar pada Jumat, 24 April 2015 mengangkat tema "Fenomena Syirk di Jaman Modern".
Syirk baik di masa lalu maupun masa kini pada hakekatnya tetap sama yakni menyekutukan Allah SWT dalam aqidah dan ibadah, dengan segala kapasitas, format dan bentuknya. Syirk pada masa klasik berupa penyembahan kepada berhala-berhala yang dianggap tuhan atau sakral, atau pengkeramatan kepada tempat-tempat yang dianggap angker untuk meminta keselamatan.
Pada era modern ini bentuk-bentuk kemusyrikan masa lampau masih subur bahkan semakin subur, karena banyak problem manusia modern yang teralu materialistik dan rasionalistik, sehingga ketika kepuasan materi dan rasional tidak mampu menyelesaikan problematika kehidupannya, maka ia lari kepada dunia mistik yang tidak rasional lagi, dan mereka lari meninggalkan kehidupan materi.
Pelarian itu, karena tidak diikuti dengan pemahaman dan keyakinan agama yang benar, maka mereka jatuh kepada kemusyrikan.
Kemusyrikan era modern ini semakin kompleks, karena bertemunya praktek kemusyrikan era klasik dengan teknologi modern dan munculnya model baru kemusyrikan. Kompleksitas kemusyrikan ini menjadi tantangan bagi umat Islam khususnya para ulama, dai dan penyuluh Islam untuk membina aqidah mereka yang sudah jauh menyimpang. Tentu, pada Dai, Mubaligh dan penyuluh masa kini harus berbekalkan ilmu aqidah yang kuat, denganek pengalaman lapangan yang memadai dan diperkuat dengan berbagai ilmu bantu, sepertu psikologi, sosiologi, antropologi agama dan harus melek teknologi informasi.

Sabtu, 25 April 2015

Saifuddin Zuhri: PENDIDIKAN AGAMA ISLAM RUH PENDIDIKAN KARAKTER



Dalam fase pengembangan siswa, seorang pendidik mempunyai andil pada proses pembentukan karakter. Guru yang memiliki makna “diguru dan ditiru” secara tidak langsung memberikan pendidikan karakter pada peserta didiknya. Untuk dapat mengarahkan peserta didik yang memiliki karakter yang kuat dalam dirinya, seorang pendidik diharapkan menjadi pendidik yang inspiratif. 
Saifuddin Zuhri, pakar pembelajaran al-Qur’an Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, 24 April 2015, menyampaikan bahwa implementasi pendidikan karakter di SD Islam Al-Azhar 28 Solo Baru konsep utama pendidikan karakter adalah mengacu kepada Hadits Nabi: “Saya diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang baik” (HR. Ahmad). Sebagai sekolah dengan sistem integrated Islamic School, setiap nilai-nilai agama selalu terintegrasi dalam aktifitas belajar, bermain,  antar murid, guru dan lingkungan sekolah

Rabu, 01 April 2015

WORKSHOP KURIKULUM DAN PENYUSUNAN RPS/RKPM PRODI IQT


Kaprodi memaparkan hasil kerja Tim Kurikulum
Dalam rangka lebih memantapkan eksistensi Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir sebagai prodi yang baru lahir, penyusunan kurikulum beserta kelengkapannya merupakan suatu keharusan. Apalagi Program Studi ini berkewajiban untuk segera mengajukan borang akreditasi kepada BAN PT untuk memperoleh status akreditasi secara definitif.
Untuk itulah, Prodi ini menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kurikulum Prodi berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan SNPT (Standar Nasional Perguruan Tinggi) setelah sebelumnya melaksanakan Workshop Visi Misi Tujuan dan Profil Lulusan Prodi. Workshop dilaksanakan pada Selasa 31 Maret 2015, di Ruang Seminar FAI UMS. Workshop ini diikuti oleh seluruh Dosen Prodi dan Dosen ahli yang selama ini telah membantu Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir FAI UMS. 
Acara workshop diawali oleh penjelasan Kaprodi IQT, Dr. Syamsul Hidayat, M.A. tentang hasil Workshop Visi, Misi, Tujuan dan Profil Lulusan atau Capaian Pembelajaran (LO atau CP) Prodi, yang akan menjadi landasan bagi penyusunan dan pengembangan Kurikulum dan penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) yang dulu disebut Silabus dan RKPM (Rencana Kegiatan Pembelajaran Mingguan) yang dulu disebut RMP. Setelah itu dilanjutkan dengan pemaparan Rumusan Kurikulum Prodi yang telah disiapkan oleh Tim terbatas, yang melaksanakan tugasnya dengan studi banding secara fisik ke beberapa Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dan Swasta yang ada di sekitar Surakarta, serta mengkaji pedoman penyusunan Kurikulum berbasis KKNI dan SNPT.
Peserta workshop yang berjumlah 18 orang yang terdiri dosen Prodi dan dosen ahli itu menyepakati hasil kerja tim penyusun kurikulum, siap untuk menindaklanjuti dengan penyusunan RPS dan RKPM.
Selanjutnya Kaprodi menjelaskan teknis penyusunan RPS dan RKPM dengan menunjukkan template yang telah disiapkan, Workshop menyepakati penulisan RPS/RKPM selambat-lambatnya 3 minggu dan akan diadakan review RPS/RKPM yang direncanakan pada tanggal 25 April 2015.

Selasa, 24 Maret 2015

Visi, Misi dan Tujuan Prodi IQT Diworkshopkan

Dekan FAI dan Kaprodi IQT
Sebagai Program Studi yang baru lahir, Program Studi Ilmu al-Quran dan Tafsir FAI Universitas Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan workshop pemantapan visi, misi, tujuan, dan LO (learning outcome) Prodi, Selasa, 24 Maret 2015 pukul 14.00-18.00.
Draft visi, misi, tujuan dan LO dipaparkan oleh Kaprodi IQT, Dr. Syamsul Hidayat. Narasumber yang memberikan review dan masukan strategis dari sisi akademik dan kebijakan lembaga, Dr. M. Abdul Fattah Santoso, Dekan Fakultas Agama Islam UMS, yang juga sebagai anggota Tim Pengembangan Kurikulum UMS dan penasehat Tim Kurikulum Prodi IQ.
Syamsul Hidayat, menjelaskan bahwa  visi, misi, dan kurikulum yang berlaku sementara saat ini merupakan kurikulum darurat, yang merupakan hasil kompilasi dari perbandingan atas prodi-prodi IQT di berbagai Perguruan Tinggi yang lebih dulu berdiri, yang kemudian dimodifikasi sesuai dengan visi, misi UMS, yang kemudian digunakan untuk pengajuan Ijin Penyelenggaraan Prodi IQT kepada Kementerian Agama RI. Dan alhamdulillah meski menunggu cukup lama, akhirnya Ijin itu diterbitkan pada 1 Juli 2014 yang lalu. "Hari ini," lanjut Syamsul, "Kita akan merumuskan secara definitif visi, misi, tujuan dan LO Prodi, yang berikutnya ditindaklanjuti penetapan Struktur Kurikulum Prodi, yang akan dibahas bulan depan."
Sementara itu, Dr. M. Abdul Fattah Santoso, mengatakan dari sudut substansi draft visi, misi,dan tujuan untuk menggambarkan keselarasan dan keserasian dengan visi, misi dan tujuan Universitas dan Fakultas, hanya perlu distandarkan redaksi kebahasannya dan struktur materinya. Adapun draft LO prodi perlu dijelaskan spesifikasinya sesuai standar S1 sebagaimana tertuang dalam KKNI dan SNPT.
Workshop menyepakati Draft visi, misi, tujuan dan LO Prodi dengan perbaikan seperti masukan dari Narasumber dan peserta workshop, dan mengamanatkan kepada Tim Perumus untuk memperbaiki draft tersebut.

Rabu, 04 Maret 2015

INTEGRASI PENDIDIKAN PRODI IQT DAN MAHAD ABU BAKAR ASH SHIDDIQ AMCF MULAI 2015

Kerjasama antara Muhammadiyah (UMS, Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir--IQT) semakin diperkuat dengan ditamganinya kesepakatan integrasi kurikulum Prodi IQT dan kurikulum Ma'had Abu Bakar Ash Shiddiq (MABA) untuk mencetak kader ulama dan dai/muballigh ahli ilmu al-Qran dan tafsir.
Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan silaturrahim dan konsultasi/koordinasi antara PP Muhammadiyah yg diwakili oleh Drs. H. Marpuji Ali, MSI, Rektor UMS dan jajaran FAI dan Prodi IQT dengan pihak Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) yang diwakili DR. M. Mohammed Thayyeeb Khoory, dari Dubai dan jajarannya dari MABA UMS.
Dalam pertemuan konsultasi, yg dilaksanakan Selasa, 3 Maret 2015 di Ruang Rektorat UMS itu Khoory menyampaikan bahwa pihaknya selalu membuka diri untuk kerjasama dengan Muhammadiyah dalam bidang dakwah, pendidikan dan pemberdayaan umat. AMCF merasakan bahwa Munammadiyah mitra yang sangat baik dalam pengembangan program tersebut karena memiliki jaringan yang kuat dan luas hingga ke seluruh pelosok tanah
air Indonesia.

Rabu, 25 Februari 2015

IQT UMS Tukar Pengalaman IQT UNIDA

Dalam rangka pengembangan akadeamik dan kelembagaan, Prodi Ilmu al-Quran dan Tafsir  UMS melaksanakan kunjungan kerja ke Program Studi Al-Quran dan Tafsir Universitas Darussalam Gontor Ponorogo, Rabu 25 Pebruari 2015 lalu.
Rombongan IQT UMS yang dipimpin oleh Kaprosi IQT UMS, Dr. Syamsul Hidayat, M.A. diterima oleh Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin UNIDA, Ustadz Badrun Syahir M.A. yang juga dosen pada  prodi IQT UMS, karena Kaprodi IQT sedang melaksanakan umroh.
Dalam prakatanya, Syamsul Hidayat menyatakan bahwa IQT UMS sebagai Prodi yang baru lahir, 1 Juli 2014 yang ditandai dengan turunya SK Ijin Penyelenggaraan dari DIrjen Pendidikan Islam Kemenag RI, ingin "ngangsu kaweruh" kepada Prodi IQT UNIDA yang tekah lebih dulu berdiri. Hal-hal yang ingin ditimba ilmu dan pengalamannya antara lain sistem dan model pengembangan kurikulum, kegiatan akademik dosen dan mahasiswa, pengembnagan kelembagaan dan jaringan kerjasama baik lokal, nasional, maupun internasional.
Sementara itu Badrun Syahir menyatakan, bahwa  IQT UNIDA untuk masih baru belajar karena baru berjalan 4 tahun, dan mahasiswa angkatan pertama baru akan menyusun skripsi.  Namun demikian, kami wellcom saja dan akan memberikan informasi secukupnya terhadap apa yang ingin dipelajari oleh IQT UMS, sebnaliknya kami UNIDA yang baru saja mengembangkan diri dari ISID menjadi Universitas (UNIDA), juga harus banyak belajar kepada UMS sebagai perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.

Jumat, 20 Februari 2015

Jadwal Online untuk IQT terpadu Pondok Siap, Selamat dan Sukses Kuliah !!!

Dengan dimulainya masa kuliah Semester Genap 2014/2015 Jadwal Kuliah Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir terpadu dengan Program Pondok Kader Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran telah siap dioperasionalisasikan.
Dalam pengumumannya, Kaprodi IQT menyatakan dalam rangka efisiesi pelaksanaan perkuliahaan maka jadwal IQT dibuat sedemikan rupa, yaitu perpaduan antara AJT (Aplikasi  Terpadu) UMS dengan jadwal perkuliahan Pondok Shabran. Meskipun demikian jadwal ini tetap bisa diakses secara online. Namun, tidak melalui website http://ajt.ums.ac.id atau http://kademik.ums.ac.id, tetapi diakses melalui web Prodi IQT UMS,yaitu http://iqt.ums.a.c.id atau cukup dengan mengetikkan iqt.ums.ac.id dan klik enter, kemudian klik Jadwal Terpadu IQT-Shabran di sisi kanan atas atau pada teks berwarna pada berita ini.
Kaprodi mengucapkan selamat mengikuti perkuliahan semester genap 2014/2015 semoga berjalan lancar dan sukses !!!

Kamis, 19 Februari 2015

IQT UMS Studi Banding ke IAT UIN Suka Yogya

IQT UMS menyerahkan cinderamata 
Dalam rangka penyusunan kurikulum Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta, pimpinan Prodi mengadakan studi banding ke Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu, 18 Pebruari 2015. Dipilihnya UIN Yogyakarta disebabkan oleh beberapa alasan, di antaraya UIN Yogyakarta adalah perguruan tinggi Islam terkemuka dan tertua di Indonesia, sehingga dipandang memiliki pengalaman yang sangat banyak dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum dari masa  ke masa. Di samping itu, secara kelembagaan dan jaringan dinilai memiliki kekuatan yang optimal.
Rombongan dari  Prodi IQT UMS terdiri atas Kaprodi, Dr. Syamsul Hidayat, beserta Dr. Waston, Drs. Abdullah Mahmud, M.Ag, Suwinarno, MPI, dari staf Dosen, dan Dodik Nurcholis, S.Pd.I dari staf administrasi.
Sedangkan dari untuk Prodi IAT Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN selaku tuan rumah diwakili oleh Kaprodi IAT, Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, dan jajaran guru besar dan dosen IAT Fakultas Ushuluddin UIN Yogyakarta.
Hasil studi banding ini akan dijadikan bahan untuk penyusunan Kurikulum Prodi IQT yang baru berdiri 1 Juli 2014, sekaligus mengikuti perkembangan kurikulum baru perguruan tingg di Indonesia berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan SNPT (Standar Nasional Perguruan Tinggi).

Jumat, 13 Februari 2015

Rakor Prodi IQT dan Sosialisasi SKP Dosen

Pada hari Jumat, 13 Februari 2015, Prodi Ilmu al-Quran dan Tafsir  melaksanakan rapat koordinasi ruti Prodi dengan agenda : Informasi persiapan BKD Online, perkembangan penyusunan Kurikulum berbasis KKNI dan Sosialisasi Sasaran Kerja Pegawai (SKP) bagi dosen, yang mulai tahun 2014/2015 ini diterapkan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sosialisasi dan pelatihan tentang cara mengisi Sasaran Kerja Pegawai (SKP) bagi dosen diikuti juga oleh para dosen Prodi lain lingkungan Fakultas Agama Islam UMS, yaitu Prodi Pendidikan Agama Islam dan Prodi Hukum Ekonomi Syariah.
Sasaran Kerja Pegawai (SKP) merupakan model penilaian bagi kinerja dosen dan karyawan sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 17 Tahun 2013, sebagai pengganti dari DP3 yang sebelumnya diberlakukan.
Hasil dari pelatihan ini ditemukan sejumlah masalah tentang mulai dari kinerja semester gasal tahun berapa yang harus diupload dan sampai semester genap tahun berapa? Sebagaimana arahan dari HRD bahwa kinerja yang dimasukkan dalam SKP adalah mulai Semester Gasal dan Genap 2014/2015 dan berikutnya.
Pengisian SKP Dosen dan Karyawan UMS dilakukan secara online dengan menggunakan Uni ID sebagai kunci masuk LOG IN. Untuk Dosen IQT yang akan mengakses SKP Online, silahkan klik http://iqt.ums.ac.id kemudian klik SKP UMS.Setelah itnu akan muncul UMS CAS dan masukkan UniID dan password anda untuk log in.
Untuk panduan angka kredit, kualitas dan kuantitas mengacu para lampiran 1 permenpan No. 17 tahun 2013. Silahkan Download di sini.

Kamis, 12 Februari 2015

Yudisium dan KHS Semester Gasal 2014/2015

Sebagai rangakaian akhir dari proses PBM semester ganjil (gasal) 2014/2015 setelah ujian akhir semester maka akan dilakukan Yudisium (pemgumuman hasil ujian) berupa nilai uji kompetensi tiap mata kuliah yang disajikan pada semester gasal 2014/2015.
Yudisium diawali dengan penempelan daftar nilai permata uji di papan pengumuman yang selanjutnya diikuti dengan penerbitan KHS (kartu hasil studi) yg memuat nilai semua mata kuliah yg diikuti selama semester gasal. Dalam KHS tersebut diperhitungkan IP semester yang akan menjadi bahan pengambilan matakuliah pada semester berikutnya dalam KRS semester genap 2014/2015. Pada KHS itu juga tercantum password bagi masing-masing mahasiswa untuk melakukan KRS Online.
KHS sudah dapat diambil di masing-masing PA, dan  mahasiswa dapat melakukan KRS Online mulai tanggal 12-18 Pebruari 2015.

Rabu, 31 Desember 2014

PRODI IQT SIAP UAS GASAL 2014/2015

Perjalanan waktu begitu cepat, tak terasa kita sudah hampir di penghujung semester gasal 2014/2015, untuk itu Pimpinan Prodi IQT mengajak kepada seluruh mahasiswa dan juga Dosen untuk mempersiapkan dengan baik UAS Gasal 2014/2015 ini. Bagi mahasiswa perlu mempersiapkan diri mengkaji kembali materi kuliah yang telah didapat selama  satu semester ini. Kalau perlu melengkapi bacaan dengan browsing kepustakaan baik di perpustakaan Universitas maupun browsing melalui internet, mendiskusikan materi dengan teman sejawat, melakukan crossceck catatan dan bacaan kemungkinan ada materi yang tertinggal. Dengan diskusi satu sama lain dapat saling melengkapi dan menutupi kekuarangan masing-masing.
Kepada para dosen juga perlu mempersiapkan diri dengan melakukan pemadatan materi kuliah terutama bagi yang belum mencapai target materi. Tentunya juga mempersiapkan diri dengan menyusun materi Ujian Akhir Semester untuk mengukur kompetensi mahasiswa atas perkuliahan yag diikuti, sesuai learninng outcome  masing-masing perkuliahan.
Ingat perkuliahan semester gasal ini akan berakhir di awal tahun baru 2015, yakni Sabtu, 3 Januari, selanjutnya tanggal 5 sd 10 Januari adalah masa tenang (minggu tekun) bagi mahasiswa untuk bersiap mengikuti Ujian Akhir Semester yang dilaksanakan pada 12-24 Januari 2015.
Pimpinan Prodi mengucapkan selamat bersiap untuk UAS Gasal 2014/2015, Semoga Sukses dengan mengedepankan kecerdasan, kesungguhan, usaha keras dan kejujuran, selanjutnya tawakkal alallah. Ma'an Najah. (Kaprodi IQT, Syamsul Hidayat

Kuliah Umum IQT UMS



 Dr. M.A. Kholiq Hasan Qudsy: 
AL-QURAN BUKAN SEKEDAR BACAAN


Al-Quran bagi umat Islam adalah kalam dan wahyu Allah, petunjuk dari Allah untuk kehidupan manusia dalam hidup di dunia, maka Al-Quran dihidupkan  dalam jiwa setiap Muslim. Oleh karena itu Quran bukan sekedar teks suci, bukan sekedar bacaan. Akan tetapi Al-Quran adalah memiliki karakteristik yang khas, di antaranya Al-Quran itu terjamin keotentikannya, keasliannya, keutuhannya, dilindungi dari upaya perubahan dan penyimpangan.  Karena Allah sendiri yang menjamin, dan Allah mendorong hamba-hambanya untuk selalu mentartil Al-Quran, memahami al-Quran, menghafal dan mengamalkannya.  
Demikian Dr. M. Abdul Khaliq Hasan, dalam kuliah terbuka yang diselenggarakan Program Studi Al-Quran dan Tafsir Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta, 30 Desember 2014.

Jumat, 26 Desember 2014

Tahni'ah

DR. H. ARI ANSHORI, DOKTOR BARU FAI UMS

H. Ari Anshori, salah satu Dosen  Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta telah dinyatakan LULUS sebagai Doktor Ilmu Pendidikan Islam dari Universitas Islam Negeri Yogyakarta dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor tanggal 24 Desember 2014.

Tesis utama yang diajukan Ari Anshori dalam ujian terbuka ini adalah Integrasi Keilmuan Atas UIN Jakarta, UIN Yogyakarta, dan UIN Malang, 2007-2013. Integrasi-Interkoneksi (I-Kon) di Tiga UIN ini menguji implementasi I-Kon dalam kerangka rekonsiliasi Guessoumian antara sains modern dan Islam. Promotornya adalah Prof. Drs. H. Akh. Minhaji, MA., Ph.D dan Prof. Dr. Hj. Alef Theria Wasim, MA.

Para Penguji dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor tersebut adalah Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, MA., Prof. Dr. Amin Abdullah, Dr. Zainal Abidin Bagir, MA., Prof. Dr. Bonowiratmo dan dipimpin oleh ketua sidang Prof. Maragustam dan sekretaris sidang Dr. Sekar Ayu Ariyani, MA.

Sabtu, 13 Desember 2014

Metode Tahfizul Quran al-Qasimi dikaji LPPI UMS

Al-Quran sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat manusia, telah dijamin kemurnian dan keutuhannya oleh Allah Swt, di antaranya melalui hafalan para Hafiz Quran. Allah berfirman: ( انا نحن نزلنا الذكرى وانا له  لحافظون ), "Sungguh Kami yang menurunkan al-Quran dan Kami juga yang akan menjaga (kemurnian, keutuhan dan keasliannya),  demikian QS Al-Hijr 9,  Menurut beberapa tafsir, di antaranya Tafsir al-Misbah karya Quraish Shihab, apabila Allah dalam berbuat menyebut dirinya kata ganti "Kami", mengandung makna bahwa pelaksanaan perbuatan tersebut melibatkan unsur lain dari makhluknya. Dalam konteks penjagaan al-Quran ini Allah melibatkan para Huffazh (penghafal al-Quran) dalam menjaga kemurnian dan keontentikan Al-Quran. Di samping itu, umat Islam pasti mampu membaca, memahami dan menghafal Quran dengan mudah karena Allah telah menjamin kemudahannya, dengan syarat ada keinginan yang kuat dan istiqamah. Demikian pengantar dari Dr. Syamsul Hidayat selaku pembicara pendamping yang sekaligus sebagai moderator Diskusi Buku "Anda Pasti Bisa Hafal Al-Quran; Metode al-Qosimi", dengan narasumber utama penulis buku tersebut, Ustadz Abu Hurri al-Qasimi.
Menurut Abu Hurri, setiap Muslim memilikim kemampuan memahami dan menghafal Al-Quran, karena Al-Quran telah dijamin kemudahannya untuk dipelajari dan dihafal dan diamalkan selama orang itu memmiliki kemauan yang kuat. Metode al-Qasimi, memberikan metode dan strategi menghafal Al-Quran untuk semua orang dengan beraneka ragam kemampuan.
Metode al-Qasimi dimuali dengan metode MMUSBOB (Metode menghafal untuk sebodoh-bodoh orang bisa) hingga MMC (Metode menghafal cepat) Untuk itu, Abu Hurri dengan metode Al-Qasiminya telah menulis dan menenrbitkan beberapa buku panduan menghafal mulai menghafal Juz 30 hingga menghafal 30 Juz.

Senin, 01 Desember 2014

Kaprodi IQT Menghadiri Muktamar Rabitah Ulama dan Dai Asia Tengara

Jumat-Sabtu, 28-29 Nopember 2014 adalah hari pelaksanaan Deklarasi sekaligus Muktamar I Rabitah Ulama dan Dai Asia Tenggara (Rabithah Ulama dan Dai Janub Syarqy Asia), yang diikuti sekitar 150 ulama dan dai dari negara-negara di Asia Tenggara, yaitu seluruh negara yang tergabung dalam ASEAN dan Timor Leste. Kaprodi IQT UMS, Dr. Syamsul Hidayat, menjadi salah satu peserta yang sekaligus deklarator berdirinya Rabitah ini.
Dalam Muktamar ini dibahas antara lain problematika yang dihadapi masyarakat Muslim Rohingya Myanmar dan solusinya, semakin merebaknya aliran sesat seperti Syiah dan Ahmadiyah, serta beberapa rekomendasi, di samping agenda utama yaitu membentuk kepengurusan, menetapkan Aggaran Dasar (Nizham Asasi), dan menyusun Program Kerja untuk 3 tahun ke depan.
Dalam Muktamar ini terpilih Ustadz Zaitun Rasmin sebagai Rais (Ketua Umum) majlis tanfidzi Rabitah.

Kamis, 27 November 2014

Yusron: Agama Bukti Kasih Sayang Allah kepada Manusia

Dalam pandangan ilmuan sekular agama adalah salah satu prilaku manusia yang telah melembaga. Di antara lembaga-lembaga sosial yang ada di masyarakat antara lain: lembaga hukum, lembaga sosial, lembaga politik, lembaga ekonomi, lembaga budaya, pendidikan dan lembaga agama dan sebagainya. Demikian, M. Yusron pakar sosiologi agama pada Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UMS dalam makalahnya pada diskusi bulanan Prodi IQT FAI UMS, 22 Nopember 2014.
Pandangan ini berbeda dengan pandangan Islam, karena dalam pandangan Islam adalah petunjuk dan kasih sayang Allah kepada umat manusia baik dalam layanan hukum, sosial, politik, ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. Jadi dalam pandangan Islam di dalam agama mencakup bimbingan pendidikan, hukum, politik, sosial budaya dan sebagainya.

Selasa, 25 November 2014

Fuad Al-Amien: Memaknai Ayat Toleransi secara Benar.



Keberagaman, kemajemukan dan perbedaan merupakan sunnatullah yang telah dianugerahkan atas keberadaan manusia di dunia. Allah SWT. menjadikan manusia dalam bentuk yang bervariatif dalam perbedaan ras, etnis, suku, bangsa, agama, dan keyakinan. Perbedaan tersebut bukan dibuat untuk seseorang saling bermusuhan, akan tetapi dalam rangka ta’aruf (saling mengenal/ memahami). Allah swt. berfirman :

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِيْنَ. إِلاَّ مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لَأَمْلَئَنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ
Jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih. Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan: sesungguhnya Aku akan memenuhi Neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya. (QS. Hud: 118-119)
Demikian Ustadz M Fuad Al Amin, Lc, MPI mengawali paparannya pada Diskusi Bulanan Program Studi Ilmu Alquran dan tafsir "Seton" Sabtu, 22 Nopember 2014 di Ruang Sidang/Seminar FAI UMS.

Senin, 24 November 2014

TOT TAFHIMUL QURAN "MANHAJI" FAI UMS - MAJELIS TABLIGH PWM JATENG


Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta bekerjasama dengan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengan menyelenggarakan “Training of Trainer Tafhim al-Quran Metode Manhaji” mulai tanggal 21-23 Nopember 2014 M, di Wisma Haji, Ruang Makkah lantai 3, Donohudan Boyolali.
Narasumber TOT Tafhimul Quran
Peserta TOT ini adalah anggota pimpinan Majelis Tabligh unsur pimpinan PWM Jawa Tengah,  para utusan Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah se-Jawa Tengah, dan dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Materi pokok tentang Pelatihan Tafhim al-Quran Metode Manhaji disampaikan oleh dr. H. Agus Sukoco, M.Kes, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah (Gerakan Tafhimul Quran, Mukjizat al-Quran, dan The Nine Golden Habits), Ustadz H.M. Anas Adnan, Lc. M.Ag (Rasionalisasi Metode Manhaji, Tafhimus Sharaf, Tafhimun Nahwi, dan Tafhimul Balaghoh), dan Ustadz Drs. H. Zaini Munir Fadloli, M.Ag.  (Tafhimul Mufrodat I dan II, dan Tadabbur al-Quran).